Home

NOTULENSI JUMAT BAROKAH

Tanggal               : 5 februari 2016

Tempat                 : Biokim C1.1, Kampus FK Unpad Jatinangor

Presentan             : dr. Rizky Syamsunarno Ph.D

Judul                    : Fatty Acid-Binding Protein 4 (FABP4): Pathophysiological Insights and Potent Clinical Biomarker of Metabolic and Cardiovascular Diseases

 Journal utama    : Review Article

 


 

Fatty Acid-Binding Protein 4 (FABP4): Pathophysiological Insights and Potent Clinical Biomarker of Metabolic and Cardiovascular Diseases

FABPs adalah keluarga dari 14-15-kDa proteins, diketahui juga sebagai intra-cellular lipid chaperones, yang meregulasi lipid trafficking dan respon di sel. FABPs dapat secara reversible berikatan dengan ligan hydrophobic, seperti saturated dan unsaturated long chain fatty acid (FA), eucasionoids, dan lemak lainnya. FABP4 ditemukan disemua spesies, Caenorhabditis elegans dan Drosophila melanogaster pada rodents dan manusia. Awalnya FABPs pada tahun 1972, setidaknya ditemukan sembilan isoform yang berbeda yang teridentifikasi pada mamalia. Isoform yang berbeda pada FABP family terekspresi unik pada jaringan yang memetabolisme lemak secara aktif. Secara umum, jumlah FABP di sel proporsional dengan metabolism FA. FABP family terdiri dari liver (L-FABP/FABP1), intestinal (I-FABP/FABP2), heart (H-FABP/FABP3), adipocyte (A-FABP/FABP4/aP2), epidermal (E-FABP/FABP5/mal1), ileal (Il-FABP/FABP6), brain (B-FABP/FABP7), myelin (M-FABP/FABP8), and testis (T-FABP/FABP9) isoforms.

FABPs secara aktif memfasilitasi pengiriman FAs ke organ spesifik pada sel untuk oxidasi lemak di mitochondrion atau peroxisome, lipid-memediasi regulasi di nucleus, signaling, trafficking, dan sintesis membrane di endoplasmic reticulum (ER), dan regulasi aktifitas enzim dan penyimpanan droplet lemak di sitoplasma, dan berperan juga dalam pengubahan FAs menjadi eicosanoids dan stabilisasi leukotriene.

FABP4 diekspresikan di makrofag dan sel dendritic, jumlah FABP4 di adiposit sekitar 10.000 kali lebih tinggi dari pada di makrofag. Ekspresi FABP4 diinduksi saat diferensiasi dari monosit menjadi makrofag, dan oleh pengobatan dengan lipopolysaccharide (LPS), phorbol 12-myristate 13-acetate, PPARγ agonists, oxidized low-density lipoprotein, dan advanced glycation end products.

Pada makrofag, FABP4 meningkatkan akumulasi of cholesterol ester dan formasi sel foam denagn menginhibisi PPARγ-liver X receptor α (LXRα)-ATP-binding cassette A1 (ABCA1) pathway dan respon inflamasi melalui aktivasi IKK-NF-κB dan JNK-AP-1 pathways.

fatty acid

Terdapat hubungan antara FABP4 di adipocyte dan makrofag dengan penyakit metabolic dan cardiovascular. FABP4 berperan dalam pathways metabolic dan inflamasi di adipocyte dan makrofag berperan penting dalam perkembangan resistensi insulin, diabetes mellitus, dan atherosclerosis. Inhibisi kimia FABP4 dapat menjadi strategi therapeutic dalam penyakit metabolic dan cardiovascular.

Efek langsung exogenous FABP4 telah didemonstrasikan pada tipe tipe sel; meningkatkan produksi hepatic glucose in vivo dan in vitro, menurunkan kontraksi cardiomyosite, inhibisi ekspresi/aktifasi endothelial nitric oxide synthase (eNOS) pada sel endothelial vascular, dan peningkatan proliferasi/migrasi sel otot polos vascular dan glukosa yang menstimulasi sekresi insulin pasa sel beta pancreas. Investigasi masa depan harus menyediakan penjelasan lebih mengenai peran lanjutan FABP4 dan bagaimana konstribusinya pada progresi penyakit. Konsentrasi FABP4 pada sirkulasi sebagai biomarker yang potent.fatty acid2

FABP4 disekresikan dari adiposit dan berhubungan dengan lipolisis berkontribusi dalam perkembangan resistansi insulin, diabetes mellitus, atherosclerosis, hypertensi, dan disfungsi cardiac. Inhibisi atau neutralisasi sekresi FABP4 sebagai strategi therapeutic untuk penyakit metabolic dan cardiovaskuler.

fatty acid4

Hubungan potensial dari FABP4 pada beberapa kondisi pathologi. FABP4 tidak hanya diekspresikan di deposit dan makrofag tetapi juga dibeberapa jaringan dan sel dibawah kondisi physiological dan pathophysiological dan berhubungan dengan baberapa penyakit metabolic dan cardiovaskuler, juga berhubungan dengan penyakit ginjal, respiratory, gynecological, dan oncological.


Komentar, saran, serta masukan :

  1. Diperlukan penelitian lebih lanjut pada FABP4 sebagai biomarker potensial untuk penyakit metabolic dan cardiovascular juga agar dapat menyediakan penjelasan lebih mengenai peran lanjutan FABP4 dan bagaimana konstribusinya pada progresi penyakit lainnya.

 


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s